
Jakarta – Dalam upaya mewujudkan transformasi digital dan meningkatkan efisiensi layanan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), BPTSI Universitas Nasional (UNAS) resmi menggelar kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi UNAS HUB CRM (Customer Relationship Management) pada hari Jumat 17 April 2026. Sistem modern ini dirancang khusus untuk mempermudah tim Marketing Public Relations (MPR) dan Telemarketer dalam mengelola data prospek calon mahasiswa baru secara lebih terpusat, cepat, dan terukur.
Hadirnya UNAS HUB CRM menjadi solusi cerdas atas tantangan pengelolaan data pendaftar yang sebelumnya masih sering dilakukan secara konvensional. Melalui aplikasi ini, alur pendataan dan follow-up calon mahasiswa menjadi jauh lebih sistematis. Sistem ini telah dibekali dengan berbagai fitur unggulan tingkat Enterprise, mulai dari manajemen Lead terpadu, otomatisasi pembagian data antar Telemarketer (Bulk Assign), hingga kemudahan integrasi data massal melalui fitur ekspor-impor dokumen.
Dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung interaktif tersebut, para peserta yang terdiri dari jajaran Admin dan tim Telemarketer diberikan pelatihan langsung terkait tata cara penggunaan dashboard UNAS HUB. Salah satu fitur yang menjadi sorotan utama adalah sistem Activity Based Scoring dan Segmentasi Otomatis. Melalui teknologi ini, sistem dapat mengelompokkan calon mahasiswa secara cerdas ke dalam kategori New, Cold, Warm, Hot, hingga Terdaftar berdasarkan riwayat interaksi mereka, sehingga tim dapat memprioritaskan follow-up dengan lebih akurat.
Aplikasi yang dikembangkan secara mandiri oleh tim BPTSI UNAS ini dibangun menggunakan teknologi framework web terkini dan basis data yang kuat untuk menjamin keamanan serta kecepatan akses data berskala besar. Dengan sistem pencatatan riwayat (Activity Log) yang berjalan otomatis pada setiap interaksi, potensi tumpang tindih data atau human error dapat diminimalisir secara signifikan.
Ke depannya, implementasi UNAS HUB CRM ini ditargetkan mampu meningkatkan angka konversi pendaftaran mahasiswa baru secara maksimal. Langkah digitalisasi ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Universitas Nasional untuk terus berinovasi dan menghadirkan tata kelola layanan pendidikan tinggi yang profesional, adaptif, dan berbasis pada teknologi masa depan.


