
Jakarta, 17 April 2026 – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan standar kualitas pendidikan dan tata kelola perguruan tinggi, Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas Nasional (UNAS) menggelar rapat koordinasi terkait pengembangan aplikasi SIPENA pada hari Jumat (17/04). Rapat ini menjadi langkah strategis universitas dalam mewujudkan digitalisasi sistem penjaminan mutu yang lebih terintegrasi dan akuntabel.
Aplikasi SIPENA dikembangkan sebagai platform inovasi digital yang dirancang khusus untuk mendukung kinerja Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNAS. Sistem ini diandalkan untuk mempermudah proses pengelolaan mutu akademik, pemantauan indikator kinerja, hingga mendukung kelancaran proses Audit Mutu Internal (AMI) di lingkungan universitas. Melalui SIPENA, seluruh data evaluasi dan penjaminan mutu dapat terekam secara sistematis, transparan, dan real-time.
Dalam rapat koordinasi kali ini, tim developer BPTSI membahas berbagai progres teknis terkait penyempurnaan fitur, optimalisasi basis data, serta antarmuka (UI/UX) agar aplikasi semakin mudah digunakan (user-friendly) oleh seluruh sivitas akademika yang terlibat. Selain itu, diskusi juga difokuskan pada pengamanan sistem dan kelancaran integrasi data SIPENA dengan ekosistem digital UNAS lainnya, seperti SIMONAS dan dashboard utama BPM.
Hadirnya sistem SIPENA ini membuktikan komitmen kuat Universitas Nasional dalam mengadopsi perkembangan teknologi informasi untuk mendukung budaya mutu kampus. Ke depannya, aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat proses akreditasi dan evaluasi kompetensi, sekaligus mengukuhkan posisi UNAS sebagai perguruan tinggi yang adaptif, modern, dan berstandar nasional.


