
Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas Nasional terus bergerak cepat dalam menyempurnakan infrastruktur digital akademik melalui kegiatan Pos Pendampingan Implementasi Outcome-Based Education (OBE) yang berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025. Bertempat di Ruang Rapat Bersama Blok C Lantai 4, koordinasi kali ini difokuskan pada perbaikan teknis terkait modul pengisian nilai mahasiswa yang terintegrasi dengan capaian pembelajaran.
Dalam sesi ini, tim teknis BPTSI mengidentifikasi dan menangani beberapa isu krusial yang dilaporkan oleh para dosen, khususnya terkait sinkronisasi antara bobot penilaian pada Sub-CPMK dengan hasil akhir di portal akademik. BPTSI memastikan bahwa setiap algoritma perhitungan dalam sistem telah disesuaikan agar mampu menghasilkan konversi nilai yang presisi, sehingga portofolio capaian pembelajaran (kompetensi) mahasiswa dapat terpetakan dengan akurat secara otomatis.
Kepala Bidang Inovasi dan Layanan Digital BPTSI, Bapak Devfi Ibrahim Chadafi, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa validasi sistem penilaian ini merupakan tahap vital sebelum data diproses lebih lanjut untuk laporan kemajuan studi mahasiswa. BPTSI berkomitmen untuk terus mendampingi seluruh unit kerja hingga aplikasi Portal OBE benar-benar stabil dan user-friendly. Sinergi yang kuat antara BPTSI dan BPK ini diharapkan mampu meminimalisir kesalahan manual (human error) dan memperkuat transparansi penilaian berbasis kompetensi di Universitas Nasional.

