
Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas Nasional menyelenggarakan rapat koordinasi teknis guna menyampaikan perkembangan terbaru sistem informasi akademik, khususnya pada modul Persiapan Cetak Ijazah dan Transkrip. Pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat layanan bagi calon wisudawan melalui digitalisasi dokumen penting kelulusan yang tetap menjamin keamanan dan keaslian data.
Dalam penyampaiannya, BPTSI memaparkan bahwa sistem kini telah dikembangkan untuk mendukung sinkronisasi data dari berbagai unit, mulai dari validasi akademik hingga keuangan, guna memastikan bahwa ijazah dan transkrip hanya dapat dicetak bagi mahasiswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan. Fokus utama pengembangan ini adalah fitur Cetak Mandiri yang terintegrasi dengan tanda tangan elektronik (TTE) dan sistem penomoran ijazah nasional, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pengembangan sistem informasi.
Selain aspek teknis, rapat ini juga membahas kesiapan infrastruktur cetak di tingkat universitas guna memastikan kualitas fisik ijazah dan transkrip tetap terjaga sesuai standar mutu. Upaya ini merupakan bentuk tindak lanjut dari rencana strategis BPTSI dalam menghadirkan layanan IT yang efisien dan akuntabel. Dengan sistem yang lebih modern ini, diharapkan proses distribusi dokumen kelulusan menjadi lebih cepat, meminimalisir kesalahan data (human error), dan meningkatkan kepuasan layanan bagi alumni Universitas Nasional.





