Home Dokumentasi BPTSI Respons Kendala Teknis Prodi, Fokus pada Perbaikan Sistem Aplikasi OBE Universitas Nasional
Kegiatan BPTSI

BPTSI Respons Kendala Teknis Prodi, Fokus pada Perbaikan Sistem Aplikasi OBE Universitas Nasional

25 November 2025
Administrator
2 Menit Baca

Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas Nasional terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal transformasi kurikulum digital melalui kegiatan Pos Pendampingan Implementasi Outcome-Based Education (OBE) hari kedua pada Selasa, 25 November 2025. Rapat koordinasi yang dilaksanakan bersama Badan Pengembangan Kurikulum (BPK) di Ruang Rapat Blok C Lantai 4 ini difokuskan pada pemetaan kendala teknis yang dihadapi Program Studi serta perbaikan sistem aplikasi secara berkelanjutan.

Dalam pendampingan ini, tim BPTSI secara aktif menjemput bola dengan mendengarkan langsung keluhan dari para dosen terkait operasional aplikasi OBE. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi penyempurnaan fitur input data, sinkronisasi parameter penilaian, hingga kemudahan navigasi dalam penyusunan RPS digital. BPTSI menyadari bahwa kestabilan dan kemudahan penggunaan aplikasi adalah kunci agar implementasi OBE tidak membebani administrasi dosen, melainkan mempermudah pengukuran capaian pembelajaran secara riil.

Kepala Bidang Inovasi dan Layanan Digital BPTSI, Bapak Devfi Ibrahim Chadafi, S.Kom., M.Kom., menekankan bahwa setiap kendala yang dilaporkan oleh Prodi akan menjadi catatan prioritas bagi tim pengembang (programmer) BPTSI. Langkah ini diambil untuk memastikan aplikasi akademik UNAS tidak hanya sekadar menjadi wadah penyimpanan data, tetapi menjadi alat analisis yang andal untuk mendukung mutu pendidikan. Sinergi yang kuat antara BPTSI dan BPK ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian isu-isu sistemik sehingga seluruh unit di Universitas Nasional siap menerapkan OBE secara paripurna.

Apakah artikel ini membantu?

Dukung kami dengan memberikan like atau bagikan ke teman Anda.

Facebook
0
Twitter
0
LinkedIn
0
WhatsApp
Share