
Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas Nasional menyelenggarakan rapat koordinasi internal sekaligus uji coba (User Acceptance Test) aplikasi Key Performance Indicator (KPI) Pegawai. Langkah ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil Evaluasi Diri AMI, di mana penyediaan sistem informasi KPI menjadi salah satu indikator krusial dalam kriteria keuangan, sarana, dan prasarana untuk mendukung tata kelola SDM yang lebih objektif dan terukur.
Dalam sesi uji coba ini, tim pengembang BPTSI memaparkan fitur-fitur utama aplikasi, mulai dari penginputan target kinerja, verifikasi capaian oleh atasan, hingga dasbor pemantauan real-time. Proses ini dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengembangan sistem informasi, yang mewajibkan adanya tahap pengujian dan review pengguna sebelum sebuah aplikasi dipublikasikan secara luas. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa aplikasi KPI tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mudah digunakan oleh seluruh staf.
Implementasi aplikasi KPI ini juga menjadi bagian dari rekomendasi Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) periode sebelumnya guna mempercepat digitalisasi di seluruh unit kerja. Dengan adanya sistem KPI berbasis digital, diharapkan penilaian kinerja pegawai di lingkungan Universitas Nasional menjadi lebih transparan dan terdokumentasi dengan baik, yang pada akhirnya akan mendukung tercapainya target Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas secara keseluruhan.


